LKPD Menarik Dimasa Pandemik
LKPD bukanlah barang baru bagi seorang guru. Tak ada guru yang tak membuat LKPD, dan mustahil seorang guru tidak pandai membuat LKPD. Ya...Lembar Kerja Peserta Didik ini sudah menjadi bahan cernaan peserta didik setiap harinya. Apalagi dimasa pandemi. Pengertian LKPD menurut pendapat pakar pendidikan sangatlah beragam. Widjayanti mengatakan bahwa LKPD adalah salah satu sumber belajar yang dapat dikembangkan oleh pendidik dan disesuaikan dengan keadaan peserta didik dan kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan. Sementara itu Depdiknas menyatakan bahwa lembar kerja peserta didik (LKPD) adalah lembaran-lembaran berisi tugas yang harus dikerjakan oleh peserta didik. Jadi LKPD harus disusun oleh pendidik dan disesuaikan dengan kondisi sekolah masing-masing. Apakah bisa LKPD sekolah A digunakan disekolah B? Mengapa tidak, namun yang harus digarisbawahi adalah LKPD disusun oleh pendidik disekolah tersebut. Jadi apa yang harus dilakukan pendidik jika ingin menggunakan LKPD sekolah lain? Jawabannya, silahkan dimodifikasi. Cek ulang apakah LKPD tersebut sesuai dengan kondisi sekolah kita.
LKPD saat sekarang ini sangat diperlukan oleh peserta didik, karena pembelajaran dengan sistem daring, luring dan PJJ akan membuat peserta didik lebih mudah memahami materi pelajaran. Secara umum ada beberapa tujuan dari penyusunan LKPD, diantaranya adalah membantu peserta didik dalam menemukan dan menerapkan konsep suatu materi pelajaran, menuntun peserta didik dalam belajar dan juga dapat menuntun peserta didik dalam melaksanakan suatu praktikum. Sementara itu fungsi LKPD adalah mengaktifkan peserta didik dalam menemukan sebuah konsep, sebagai bahan ajar dan sebagai bahan latihan.
Perkembangan teknologi saat sekarang ini menuntut pendidik untuk mengikutinya. Kalau dahulu, LKPD hanya berupa lembaran kertas, namun saat ini LKPD tak lagi dalam lembaran kertas, namun sudah dapat diakses dengan menggunakan HP dan Laptop. Pengerjaannya pun sudah dapat dilakukan secara online ataupun offline. Kebijakan pemerintah dimasa pandemi ini adalah meniadakan kegiatan pembelajaran secara tatap muka. Pembelajaran dilakukan dengan sistem Daring (Dalam jaringan), Luring (luar jaringan) dan PJJ (Pembelajaran Jarak Jauh). Dengan sistem seperti ini, maka LKPD sangat memiliki peranan penting bagi terselenggaranya proses pembelajaran.
Pembelajaran sistem daring, luring dan PJJ menuntut peserta didik menjadi seseorang yang mandiri dan harus menanamkan sikap literat dalam dirinya. Untuk memudahkan peserta didik dalam memahami suatu materi pelajaran, sudah seyogyanya guru menyusun LKPD. Dengan membuat LKPD untuk peserta didik, secara tidak langsung guru telah memberikan pelayanan yang terbaik untuk anak didiknya. Karena dengan LKPD peranan guru sebagai fasilitator sudah tertunaikan dengan maksimal.
Lalu bagaimana bentuk LKPD yang baik? Syarat utama yang harus dipenuhi oleh sebuah LKPD adalah menarik. Karena dengan daya tarik yang dimiliki sebuah LKPD maka tugas yang diterima oleh siswa setiap harinya akan dikerjakan dengan senang hati. Peserta didik tidak akan merasa jenuh atau bosan. LKPD yang menarik menyusunnya tidaklah sulit. Berbagai aplikasi baik yang berbayar maupun gratis dapat kita manfaatkan untuk membuat sebuah LKPD. LKPD yang digunakan oleh guru saat ini dapat berupa e-LKPD atau elektronik LKPD. E-LKPD bisa diakses secara langsung (online) dan ada juga yang dapat diakses secara offline.
E-LKPD memiliki banyak kelebihan dibandingkan dengan LKPD yang dibuat dengan lembaran kertas. E-LKPD dapat disisipi dengan video, suara dan link. Pada e-LKPD online nilai siswa dapat dilihat secara langsung setelah mereka mengisi LKPD. Nilai tersebut tidak disetting oleh guru, namun telah langsung diatur oleh aplikasi. Sementara jika kita menggunakan e-LKPD offline maka nilai disetting oleh guru. E- LKPD online dapat disusun oleh guru semenarik mungkin karena fitur yang disediakanpun sangat beragam. Guru tidak dituntut untuk membuat model-model LKPD, karena sudah banyak contoh yang disediakan pada website tersebut. Tak ada yang rumit dimasa sekarang, hanya saja perlu waktu untuk menjelajahi sebuah kata yang tertulis yaitu “google”. “Apa yang kita mau, disana akan ketemu”. Jadi tunggu apalagi mari membuat LKPD menarik dimasa pandemik.
Bonus untuk yang membaca sampai tuntas: https://bit.ly/3mxao1L berapakah nilai Anda?

Komentar
Posting Komentar